Sinopsis Run Jang Mi, Gadis Kaya yang Kehilangan Segalanya

5 min read

Sinopsis Run Jang Mi

Bicara tentang drama berkualitas, kita bisa merujuk pada karya yang menarik perhatian seperti “Run Jang Mi” yang dirilis pada tahun 2014. Drama Korea ini benar-benar memuaskan bagi para pecinta drama. Dalam artikel ini, akan kita bahas sinopsis Run Jang Mi.

Drama Run Jang Mi adalah sebuah drama harian yang diproduksi di Korea Selatan pada tahun 2014 dan diperankan oleh Go Joo-won dan Lee Young-ah. Ceritanya sangat menarik dan luar biasa.

Penonton akan terpesona dengan serangkaian peristiwa yang terjadi dengan alur cerita yang tidak biasa. Drama ini berhasil membangun rasa penasaran yang tinggi sehingga penonton tidak akan melewatkan satu pun adegan.

Sinopsis Drama Run Jang Mi

Sinopsis Drama Run Jang Mi menceritakan tentang Jang-Mi (diperankan oleh Lee Young-Ah), seorang wanita dengan kepribadian hangat yang disenangi oleh semua orang di sekitarnya. Dia berusia 26 tahun dan merupakan seorang mahasiswa pascasarjana jurusan seni kuliner.

Ayahnya adalah seorang pengusaha kaya, namun sayangnya, ayahnya meninggal secara tiba-tiba. Hidup Jang-Mi berubah drastis setelah kepergian sang ayah.

Saat Jang-Mi berjuang mencari nafkah dengan bekerja di toko kue milik SL Food, dia bertemu dengan seorang pria (diperankan oleh Ko Joo-Won) yang ternyata cucu dari presiden perusahaan makanan tersebut.

Awalnya, hubungan mereka penuh pertengkaran, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka mulai tertarik satu sama lain secara romantis. Namun, keadaan semakin rumit ketika adik Min Cheol, Min Joo, ternyata juga menyukai Tae Ja. Didukung oleh ibunya, Min Joo rela melakukan apa saja untuk menjauhkan Jang Mi dari kehidupan Tae Ja.

GenreMelodrama, romansa, Keluarga
PenulisKim Young-in
SutradaraHong Chang-wook
PemeranGo Joo-won, Lee Young-ah
Negara asalKorea Selatan
BahasaKorea
Jmlh. Episode123
Tanggal Rilis15 Desember 2014 – 5 Juni 2015

Kisah dimulai dengan pernikahan Jang Mi dan Tae Ja. Seluruh keluarga dan teman-teman mereka mengantar mereka naik mobil menuju tempat bulan madu. Namun, tanpa disangka, mereka kembali ke desa di mana mereka pernah menghabiskan waktu bersama dalam suatu kejadian yang tak terlupakan dan harus tidur berdua dalam satu kamar. Nenek sebagai pemilik rumah sangat gembira karena sudah lama ia menduga bahwa Jang Mi dan Tae Ja saling menyukai, meskipun sering bertengkar.

Jang Mi dan Tae Ja menikmati waktu yang sangat menyenangkan bersama, mulai dari memakai piyama couple, bercanda tentang kenangan mereka saat tidur bersama dengan membuat batasan wilayah tidur, hingga bersepeda bersama keesokan harinya. Mereka bahkan mengirimkan foto selfie mereka kepada kedua keluarga mereka. Kakek Tae Ja menunjukkan foto tersebut pada Nyonya Hong, ibu Tae Ja, dan adiknya. Semua memberikan pujian atas kebahagiaan yang terpancar dari pasangan pengantin baru ini.

Sementara itu, di Seoul, Min Cheol mendatangi Tae Hee dan memohon agar Tae Hee mencabut tuntutan terhadap Min Joo karena kondisi emosional dan kesehatannya yang tidak stabil. Lebih baik Min Joo menjalani rehabilitasi daripada dipenjara. Tae Hee berjanji akan mempertimbangkan hal tersebut dan berkonsultasi dengan keluarganya. Setelah itu, Min Joo akan dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan.

Saat Min Joo keluar dari kantor polisi, ia melihat Tae Ja dari belakang dan berhalusinasi. Ia berhasil melarikan diri dari dua polisi yang mencoba menahannya dan berlari ke jalan raya. Tanpa disangka, Min Joo tertabrak oleh sebuah mobil dengan kekuatan yang besar. Ayah dan Min Cheol, yang sedang menunggu di rumah sakit, membicarakan kondisinya. Diketahui bahwa Min Joo akan lumpuh dari pinggang ke bawah karena syaraf tulang belakangnya terkena dampak kecelakaan tersebut.

Ternyata Min Joo sudah sadar dan sangat terkejut mengetahui kondisinya yang serius. Ia menangis menyesali mengapa nyawanya diselamatkan dan meminta ayah dan kakaknya untuk membunuhnya saja. Ayah dan Min Cheol memeluk Min Joo sambil menangis dengan sedih. Ayah kemudian mengunjungi ibu di penjara, dan ibu sangat sedih karena Min Joo tidak pernah menjenguknya atau membalas suratnya. Namun, ayah meyakinkan ibu bahwa semuanya baik-baik saja.

Tae Ja dan Jang Mi kembali dari bulan madu dengan mengenakan Hanbok, pakaian tradisional Korea. Mereka menuju ke rumah Jang Mi dan disambut dengan sukacita oleh ibu Jang Mi, Jang Su, dan Jan Di. Jang Su memberikan kabar bahagia bahwa dia telah mengambil alih salah satu pusat permainan anak-anak dari mantan bosnya dan akan merenovasinya sesuai dengan impian mereka. Tae Ja menawarkan bantuan, tetapi Jang Su dan istrinya meyakinkan bahwa mereka bisa bertahan tanpa bantuan dari SL Food.

Tae Ja mengatakan bahwa mulai sekarang, dia akan menjadi anak lelaki tertua bagi ibu Jang Mi dan akan merawat mereka semua. Malam itu, mereka tidur bersama di ruang tengah dengan ibu Jang Mi berada di tengah-tengah mereka. Ibu sangat bahagia karena telah membesarkan dua anak dan akhirnya memiliki empat anak, termasuk menantu yang baik.

Keesokan harinya, Jang Mi pindah ke rumah Tae Ja. Kakek sangat bahagia hingga mengatakan bahwa ia sudah bisa meninggal dengan damai, tetapi Tae Hee mencegahnya dengan meminta kakek untuk menunggu hingga ia bertemu dengan suaminya, Tae Ja.

Setelah berdiskusi dengan ibu Tae Ja dan kakek, Tae Hee memberitahu mereka tentang Min Joo. Mereka semua terkejut dan memutuskan untuk menjenguk Min Joo.

Awalnya, Min Joo sangat senang melihat kedatangan Tae Ja, tetapi akhirnya ia sangat sedih saat melihat cincin pernikahan yang melingkar di jari mereka berdua. Min Joo pasrah dan mengatakan bahwa akhirnya semuanya sudah berakhir.

Tae Hee akhirnya berangkat ke luar negeri untuk belajar, tetapi sebelumnya, ia mengunjungi Joon Hyuk untuk terakhir kalinya. Ia memberikan sepasang sepatu sebagai hadiah dan memintanya untuk mengantarnya ke bandara.

Ternyata, Tae Hee berangkat menggunakan sepatu hadiah dari Joon Hyuk saat mereka merayakan hari jadi 100 hari hubungan mereka. Tae Hee mengatakan bahwa memberi sepatu adalah tanda perpisahan dan berharap mereka akan menemukan jodoh masing-masing ketika mereka bertemu lagi di masa depan.

Joon Hyuk pergi ke sebuah toko buku dan kebetulan bertemu dengan seorang wanita. Mereka berdua mengambil majalah yang sama. Karena hanya ada satu majalah yang tersisa, mereka sepakat untuk membaginya.

Joon Hyuk memutuskan untuk membeli majalah tersebut karena ia ingin membaca review tentang restoran, sedangkan wanita itu mendapatkan lembaran bonus majalah. Sambil membayar dengan segelas kopi, wanita itu membicarakan pasangan yang sedang mengunjungi taman.

Joon Hyuk terpesona oleh kemampuan analisis wanita tersebut, tetapi sayangnya, mereka tidak sempat bertukar nama. Sungguh mengejutkan bagi Joon Hyuk ketika keesokan harinya ia bertemu dengan wanita tersebut di lobi gedung SL Food.

Ternyata, wanita itu adalah seorang wartawati yang memiliki janji wawancara dengan wakil presiden direktur SL Food. Joon Hyuk tersenyum dan memberikan kartu namanya, ia bercanda bahwa sepertinya mereka berdua akan minum kopi bersama lagi di waktu mendatang.

(Oleh karena itu, Joon Hyuk akhirnya menunjukkan kesetiaannya pada kakek Tae Ja sehingga ia diangkat menjadi wakil presiden sementara, sementara Tae Ja tetap menjadi direktur utama untuk terus belajar banyak dari Joon Hyuk).

Melompat dua tahun ke depan, ibu Min Joo dan Min Cheol dibebaskan dari penjara. Ibu tersebut menangis dengan sedih melihat kondisi kaki Min Joo, karena sebagai seorang ibu, ia sangat kecewa melihat kaki Min Joo yang indah dan sempurna menjadi seperti itu.

Namun, Min Joo meyakinkan ibunya untuk tidak khawatir, karena meskipun ia harus menggunakan kursi roda, ia masih dapat berkreasi. Ayah juga menenangkan ibu dan menyiapkan makanan yang lezat.

Min Cheol juga membawa kabar gembira bahwa ia akan segera pindah ke Seoul dari klinik di desa karena ada seorang senior yang mengajaknya bergabung di kliniknya.

Ibu merasa bahagia dan heran melihat perubahan drastis pada anak-anaknya yang menjadi seperti malaikat. Saat Min Joo yang diantar oleh ibunya bertemu dengan klien yang akan mengontraknya secara eksklusif, mereka bertemu dengan Tae Ja, Jang Mi, dan putra mereka yang baru selesai syuting acara memasak di televisi.

Min Joo meminta waktu untuk berbicara dengan Tae Ja, dan dengan tulus ia meminta maaf dan mengucapkan selamat kepada Tae Ja. Akhirnya, ia mengerti apa yang Tae Ja katakan padanya, bahwa cinta sejati yang ia cari selama ini ada di keluarganya, yang selalu mendukungnya meskipun ia pernah membuat kesalahan.

Ternyata, ayah Joon Hyeok, Pyeong Moon, telah menikahi ibu Jang Mi. Bersama dengan Joon Hyuk, mereka mendengar kabar bahagia yang dibawa oleh Jang Su dan Jan Di. Foto USG menunjukkan adanya tiga bayi yang akan segera lahir. Semua orang sangat bahagia.

Chef dan asistenya pergi ke Singapura dan ternyata ayah chef juga naik pesawat yang sama. Ayahnya ingin hadir dalam pernikahan mereka.

Adegan penutup menampilkan pesta ulang tahun putra Tae Ja dan Jang Mi di halaman mansion keluarga Hwang. Sebelum acara dimulai, Tae Hee datang dengan membawa kejutan, seorang pria bule yang telah melamarnya.

Semua anggota keluarga dan teman-teman hadir dengan bahagia. Setelah memotong kue ulang tahun, mereka melakukan tradisi memilih mainan untuk meramal masa depan dan pekerjaan. Setiap orang memberikan saran, ibu Jang Mi meminta stetoskop agar cucunya menjadi dokter, Jang Su meminta mikrofon, dan Jan Di meminta uang.

Baca Juga:

Namun, sang putra memilih kue beras, membuat Jang Mi bercanda bahwa bagaimanapun, ia adalah pewaris SL Food. Tae Ja bersyukur karena doa yang mereka panjatkan pagi itu ketika mereka kabur bersama akhirnya menjadi kenyataan.

Ia menikah dengan Jang Mi dan memiliki seorang putra yang menggemaskan. Kakek juga bersyukur karena ia hanya berharap bisa bertahan sejenak untuk melihat cucunya lahir dan sopirnya yang setia menikah dan bahagia.

Cuplikan Drama Run Jung Mi

Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sinopsis drama Korea Run Jang Mi pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *